Cari Berita
slide image slide image slide image slide image slide image slide image slide image slide image
Link Goverment
Agenda
«
april 2015
»
MO
TU
WE
TH
FR
SA
SU
 
 
1


PROSES PEMBUATAN AKTA PERKAWINAN
Akta Perkawinan ialah Akta Autentik yang dimiliki oleh pasangan suami istri yang diterbitkan oleh pejabat umum yang ditunjuk berdasarkan Undang-undang yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Pencatatan perkawinan yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diperuntukan bagi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing yang bukan beragama Islam/Non muslim, karena bagi penduduk yang beragama Islam Akta Perkawinan dibuat di Kantor Urusan Agama (KUA) sesuai Undang-undang No.1 Tahun 1974.Dalam proses pembuatan Akta Perkawinan, Pencatatan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama atau Kantor Catatan Sipil, apabila ada alasan yang dapat diterima dan sifatnya mendesak pemohon dapat mengundang petugas pencatatan sipil ke acara pernikahan agama atau kepercayaannya. Pada saat petugas menyaksikan proses pernikahan, petugas mencatat dalam form catatan sipil sebagai bukti bahwa pernikahan tersebut telah sah secara hukum. Pencatatan Perkawinan yang diatur dalam perundang-undangan dilaksanakan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil oleh petugas pencatat sipil dengan pelaksanaan sidang pernikahan disaksikan minimal oleh dua orang saksi.

Mengenai dokumen yang diperlukan untuk mengajukan Akta Perkawinan, pemohon dapat melihat persyaratan di website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung yaitu di alamat www.casip.bandungkab.go.id. Setelah pemohon menyiapkan semua dokumen yang diperlukan, pemohon dapat membawa berkas dokumen ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk diproses dalam proses pembuatan Akta Perkawinan dengan biaya yang dikenakan kepada pemohon adalah gratis atau tidak dipungut biaya.

Berkaitan dengan Akta Perkawinan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung, sejak bulan Januari 2012 s/d Juni 2012 tercatat sudah mencapai kurang lebih 70 pasangan non muslim yang telah terdata di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dalam pelaksanaannya, pencatatan perkawinan non muslim dapat dilaksanakan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setelah persyaratan sudah benar-benar dipenuhi dengan pengisian formulir sesuai persyaratan yang ditetapkan, kemudian setelah itu pernikahan baru bisa dilaksanakan minimal 10 (sepuluh) hari setelah pendaftaran, namun jika pernikahan dilaksanakan diluar Kabupaten Bandung, pemohon harus melampirkan keterangan pernikahan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Bandung.

2012-07-24 11:38:54

WARGA PACET PADATI KANTOR KECAMATAN

Yandu Sabilulungan kembali digelar di Kecamatan Pacet, Rabu ( 25/03/...[selengkapnya]


50 PASUTRI DI KERTASARI IKUTI ISBAT NIKAH

Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Pengadilan Agama Negeri Cimahi,...[selengkapnya]


DISDUKCAPIL BERENCANA DIRIKAN UPTD

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Band...[selengkapnya]


KASI PEMBERDAYAAN HADIRI RAPAT PERSIAPAN SOSIALISA

Rabu, 18 Maret 2015 bertempat di Gedung Baru, Dinas Kependudukan dan...[selengkapnya]


PELAYANAN TERPADU SABILULUNGAN DI KECAMATAN MARGAA

Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Sabilulungan Rabu (18/3/2015) kema...[selengkapnya]


Web Statistic

© Bidang Pendayagunaan Data dan Informasi Kependudukan