Cari Berita
slide image slide image slide image slide image slide image slide image slide image slide image
Link Goverment
Link Tender
Agenda
«
january 2015
»
MO
TU
WE
TH
FR
SA
SU
 
 
 
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

Form Suara Warga
Nama

Email

Pertanyaan

Masukkan Kode Verifikasi

Pertanyaan
ahmad (gajahplus@yahoo.com)

Pertanyaan :

saya mau membuat akte kelahiran untuk saya sendiri, usia saya 30 tahun, saya sudah menikah, sedangkan orang tua saya sudah lama cerai dan sekarang tinggal di masing-masing kota berbeda. bagaimana mekanisme dan persyaratan membuat akte kelahiran sesuai dengan permasalahan saya di atas? terima kasih

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara ahmad yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Minta dulu duflikat akta nikah dari KUA dimana orangtua dulu menikah. lampirannya persyaratan membuat akta kelahiran berupa KTP/KK saudara dengan NIK yang baru, surat keterangan lahir dan duplikat akta nikah tersebut diatas. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 28 February 2014, Pukul 08:25:53

Dewi (dewi_rs16@rocketmail.com)

Pertanyaan :

assalamuallaikum. saya mau tanya. kenapa dlam pmbuatan akta kelahiran harus ada KTP 2 Orang Saksi. itu th guna nya buat apa ? sblumnya trimakasih.

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara Dewi yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Setiap pembuatan akta otentik termasuk akta kelahiran akta notaris atau akta PPAT wajib mencantumkan kesaksian 2orang saksi. akta kelahiran atau akta catatan sipil sebagaimana diatur dalam KUHPerdata termasuk akta otentik untuk mencantumkan data 2orang saksi maka diperlukan adanya KTP 2 orang saksi . kesaksian ini termasuk persyaratan yang diatur dalam peraturan presiden no.25 tahun 2008 tentang tatacara dan persyaratan pencatatan sipil. Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 27 February 2014, Pukul 05:02:39

Rustia Aliyudin (rustia.aliyudins@gmail.com)

Pertanyaan :

Assalamu'aikum,,, Mau tanya mengenai : 1. Biaya dan persyaratan pembuatan Akta kelahiran yang umurnya sudah lebih dari 50thn? 2. Biaya dan persyaratan Perubhan data KTP(belum diaktifasi) karena tulisannya rusak? 3. Biaya dan persyaratan Perubahan data KK karena hilang? Hatur Nuhun

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara Rustia Aliyudin yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. 1. Biaya pembuatan akta kelahiran gratis asalkan sesuai ketentuan datang sendiri yang akan diaktakanya dengan menghadirkan 2 orang saksi . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 27 February 2014, Pukul 02:23:54

diandra (dyanaemail@yahoo.com)

Pertanyaan :

assalamualaikum, saya mau bertanya, usia saya 37thn, saya ingin membuat akte kelahiran, tapi sekarang saya tinggal dan berdomosili di luar jawa. bagaimana prosedurnya. terima kasih

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara diandra yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Sekarangmembuat Akta Kelahiran harus dibuat di tempat domisili anda sekarang . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 26 February 2014, Pukul 01:57:56

dyana (umiinetacc@gmail.com)

Pertanyaan :

ass yth. bapak, ibu, saya ingin membuat akte kelahiran. yg sekarang saya punya hanya akte kenal lahir. apa syarat-syaratnya. dan berapa biayanya. sekarang saya berdomisili di batam- kepri. apa bisa dibantu pembuatannya? demikian dan hatur nuhun.

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara Dyana yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung. Karena anda berdomisili di Batama , maka membuat Akta kelahiranny ke kota Batam, silahkan hubungi Disdukcapil kota Batam , Demikian atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 26 February 2014, Pukul 01:33:33

anisa (anisakaryasari@gmail.com)

Pertanyaan :

ssalamualaikum .saya mau bertanya, akte lahir saya kebetulan terkena lembab, sehingga sebagian dari surat tersebut rusak. Kalau saya mau memperbaharui. Surat terbebut kira2 persyaratan apa saja yang harus saya persiapkan? Dan berapa biaya yang akan di kenakan terhadapnya. Terima kasih banyak.

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara anisa yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung pertama anda cek kta kelahiran tersebut terbitan mana kalau terbitan catatan sipil Kabupaten Bandung tinggal dibawa ke soreang dengan melampirkan ktp/kk yang bersangkutan kalau ada sekalian dibawa surat kawin orang tua untuk biaya tidak ada kecuali untuk materai surat pernyataan dengan 2 orang saksi . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 23 February 2014, Pukul 10:05:28

Yudi (yudi_rahmadi@yahoo.com)

Pertanyaan :

Assalamualaikum, Bapak/ibu yg terhormat, saya penduduk kecamatan cileunyi kabupaten bandung, Istri saya kehilangan surat Akte kelahiran, dan tidak ada salinan yah, bagaimana prosedur supaya istri saya bisa mendapat surat akte kelahiran nya? Sebelum nyah saya ucapkan terimakasih atas penjelasannyah, wassalam

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudarar Yudi yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung kalau memang istri anda pernah membuat akta kelahiran, untuk mendapatkan kembali akta kelahiran yang hilang silahkan membuat laporan kehilangan dari polri kemudian keterangan kehilangan tersebut disampikan ke kantor catatan sipil dimana akta diterbitkan dengan melampirkan ktp/kk yang bersangkutan . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 23 February 2014, Pukul 09:03:40

debora saraswati (ayudia25@gmail.com)

Pertanyaan :

saya perantau dari flores menikah di gereja bandung sudah 4 th yang lalu, tapi kami belum membuatkan akta nikah, pertanyaan saya syarat yg harus kami bawa apa saja dan adakah denda yang harus kami bayar untuk keterlambatan pengurusan (berapa nominalnya) terimakasih sekali atas perhatian dan jawabannya.

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara debora saraswati yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Maaf, untuk mencatatkan akta nikah di catatan sipil kabupaten bandung anda harus berdomisili di Kabupaten BAndung sesuai ktp/kk di kantor kami tidak diberlakukan denda walaupun terlambat alias gratis, tidak seperti di kta bandung yang menerapkan denda untuk pertanyan anda silahkan sampaikan langsung kecatatan sipil kota bandung di jl.ambon 1A . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 21 February 2014, Pukul 02:34:24

muthia (muthia_d95@yahoo.com)

Pertanyaan :

ass.wr.wb ibu/bapak , usia saya saat ini 19 thn dan saya blm mempunyai akte , jika ingin membuatnya bagaimana persyaratannya? serta tidak ada surat nikah orang tua .. dan apa di kenakan biaya?

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara muthia yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung Agar bisa membuat Akta Kelahiran di Kabupaten BAndung anda harus berdomisili di KAbupaten BAndung sesuai KTP/KK kalau tidak ada surat kawin orangtua di akta kelahirannya tidak akan mencantumkan nama ayah daftarkan akta kelahiran anda di pelayanan terpadu sabilulungan untuk hari rabu tanggal 26 pebruari 2014 betempat di kecamatan margaasih kabupaten bandung dengan 5 persyaratan 1. ktp pemohon akta 2. kk pemohon akta, 3. sudah punya NIK terbaru, 4. surat keterangan kelahiran dan 5 foto copy ktp 2 orang saksi . gratis tidak ada biaya dengan ketentuan dilalporkan langsung oleh pemohon akta, serta membawa 2 orang saksi . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 21 February 2014, Pukul 02:33:50

Astri Martiana (cume_cume@rocketmail.com)

Pertanyaan :

ass.wr.wb. saya beserta keluarga saya pindah dari kab bandung (rancamanyar) ke kota bandung (babakan ciparay). saya sudah meminta surat pindah dari kab bandung pada bulan mei 2012. setelah itu prosedur apalagi yang harus saya jalani jika kasusnya: 1. surat pindah dari kab bandung sudah terlalu lama, apakah ada denda atau semacamnya jika diprosesnya baru sekarang. 2. selain pindah tempat tinggal, saya juga ingin memecah kk yang lama karena kebetulan saya baru menikah dan ingin membuat kk baru. prosedur apa saja yang harus saya lakukan. terima kasih, mohon advicenya secepatnya.

Jawaban :

Kami ucapkan terimakasih kepada Saudara Astri martiana yang telah mengunjungi website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung 1. kalau untuk surat pindah yang sudah terlalu lama anda harus meperbaharui/memperpanjang surat pindah ke Disdukcasip KAbupaten Bandung, tidak ada denda silahkandatang sendiri dengan membawa surat pernyataan dari rt/rw di Kabup[aten Bandugn bahwa surat pindah belum pernah diproses dan meminta untuk diperpanjang 2. untuk membuat kk yang baru orangtua di Kabupaten Bandung anda cukup mempotocopy surat pindah dari Kabupaten Bandung + fc kk yang lam, langsung di kecamatan untuk memproses KK yang lama . - untuk proses kk yang baru di Kota Bandung, selesaikan terlebih dahulu pengurusan kepindahan datangnya di disdukcapil pemkot bandung, setelah itu petugas pemkot akan memberi tahu proses selanjutnya . Demikian agar menjadi maklum, atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.

Diposting pada tanggal 18 February 2014, Pukul 11:16:45


SERANGMEKAR DAPAT LAYANAN AKTA

 

             Kam...[selengkapnya]


SERANGMEKAR DAPAT LAYANAN AKTA

 

             Kam...[selengkapnya]


PENTINGNYA AKTA PERCERAIAN

           Kasie Pencatatan Perkawinan...[selengkapnya]


Kemenag: Layanan Nikah Perlu Disederhanakan

Jakarta (ANTARA News) - Rencana Kementerian Agama menjalin nota kesepahaman...[selengkapnya]


SEJAK 1 JANUARI 2015, KTP LAMA TAK DICETAK LAGI

SOREANG, (PR),-

Sejak 1 Janua...[selengkapnya]


Web Statistic

© Bidang Pendayagunaan Data dan Informasi Kependudukan